← Research library · All studies
Dinamika Membangun Kepercayaan pada Perempuan yang Mengalami Trauma Pengkhianatan: Narrative Review
Open AccessAbstract. Infidelity, as one of the causes of divorce, causes deep psychological wounds in the form of betrayal trauma, which impacts women's ability to rebuild trust in romantic relationships. This study aims to examine the dynamics of building trust in women who experience betrayal trauma after divorce due to infidelity. The method used was a narrative review by examining 14 national and international articles published between 2010 and 2025 and relevant to the themes of betrayal trauma, trust, and romantic relationships. The results of the study indicate that women who survive betrayal trauma experience various psychological impacts, such as anxiety, fear, shame, dissociation, decreased self-esteem, and difficulties in emotional communication, which hinder the formation of healthy intimate relationships. However, recovery and rebuilding of trust is still possible through a gradual process, involving internal factors such as self-reflection, emotional regulation, psychological readiness, and spiritual meaning, as well as external factors such as social support, emotional validation, open communication, and consistency of partner behavior. These findings suggest that rebuilding trust after betrayal trauma requires safe and supportive relational support. Abstrak. Perselingkuhan sebagai salah satu penyebab perceraian menimbulkan luka psikologis yang mendalam berupa trauma pengkhianatan, yang berdampak pada kemampuan perempuan dalam membangun kembali kepercayaan pada hubungan romantis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika membangun kepercayaan pada perempuan yang mengalami trauma pengkhianatan pasca perceraian akibat perselingkuhan. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menelaah 14 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2010–2025 dan relevan dengan tema trauma pengkhianatan, kepercayaan, serta hubungan romantis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan penyintas trauma pengkhianatan mengalami berbagai dampak psikologis, seperti kecemasan, ketakutan, rasa malu, disosiasi, penurunan harga diri, serta kesulitan dalam komunikasi emosional, yang menghambat pembentukan hubungan intim yang sehat. Namun demikian, pemulihan dan pembangunan kembali kepercayaan tetap dimungkinkan melalui proses yang bertahap, dengan melibatkan faktor internal seperti refleksi diri, regulasi emosi, kesiapan psikologis, dan pemaknaan spiritual, serta faktor eksternal berupa dukungan sosial, validasi emosional, komunikasi terbuka, dan konsistensi perilaku pasangan. Temuan ini menunjukkan bahwa membangun kembali kepercayaan pasca trauma pengkhianatan memerlukan dukungan relasional yang aman dan suportif.
Abstract as published by the authors. Sanatio indexes the published record and links to the source.
Find a clinician in the Sanatio provider directory.